Pertemanan adalah sebuah hubungan antara dua orang yang saling membantu, berbagi perasaan, informasi, waktu, saling mempercayai, menghargai, serta saling mendukung baik itu fisik, ego maupun sosial agar tercapai keakraban. Pertemanan dapat ditemukan di tempat seperti sekolah, tempat kerja, kegiatan sosial, dan acara lainnya. Tempat dan aktivitas ini menyediakan kesempatan untuk berinteraksi, berbagi pengalaman, dan menemukan kesamaan yang dapat menjadi dasar hubungan pertemanan yang langgeng.
Pertemanan memiliki peran yang signifikan dalam proses belajar. Pertama, pertemanan dapat meningkatkan motivasi belajar karena adanya dukungan sosial. Ketika seorang siswa belajar bersama teman-temannya, mereka cenderung lebih termotivasi karena adanya dorongan dan dukungan sosial. Rasa kebersamaan dan kompetisi sehat di antara teman-teman dapat mendorong siswa untuk berusaha lebih keras dan mencapai prestasi yang lebih baik.
Pertemanan dapat memfasilitasi pertukaran pengetahuan. Belajar dalam bentuk kelompok dapat memungkinkan siswa untuk saling berbagi informasi, ide, dan pemahaman tentang materi pelajaran. Teman-teman dapat saling membantu menjelaskan konsep-konsep yang sulit, sehingga pemahaman mereka terhadap materi menjadi lebih mendalam. Diskusi kelompok juga dapat merangsang pemikiran kritis dan kreativitas, yang sangat penting dalam proses belajar.
Pertemanan dapat memberikan dukungan emosional yang penting bagi siswa. Stres dan tekanan akademis seringkali dapat menghambat proses belajar. Namun, dengan adanya dukungan dari teman-teman, siswa dapat merasa lebih tenang dan percaya diri dalam menghadapi tantangan belajar. Teman-teman dapat menjadi sumber semangat dan dukungan moral, yang membantu siswa untuk tetap fokus dan termotivasi. Dengan dukungan emosional yang kuat, siswa dapat lebih fokus pada belajar dan mengatasi hambatan dengan lebih baik.
Pertemanan dapat meningkatkan keterampilan sosial dan kolaboratif. Belajar bersama teman-teman mengajarkan siswa untuk bekerja dalam tim, mendengarkan pendapat orang lain, dan berkomunikasi secara efektif. Keterampilan ini sangat berharga, tidak hanya dalam konteks akademis tetapi juga dalam kehidupan profesional di masa depan. Melalui interaksi sosial, siswa belajar untuk menghargai perbedaan pendapat dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.
Pertemanan yang positif dapat menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan. Belajar tidak harus selalu serius dan kaku; dengan teman-teman, proses belajar bisa menjadi lebih dinamis dan menyenangkan. Aktivitas belajar seperti permainan edukatif atau kuis bersama teman dapat membuat pembelajaran menjadi lebih menarik dan mengurangi kebosanan. Lingkungan yang menyenangkan ini dapat meningkatkan keterlibatan dan minat siswa terhadap materi pelajaran.
Namun, pertemanan juga bisa berdampak negatif jika tidak dikelola dengan baik. Misalnya, teman yang kurang bersemangat dalam belajar dapat mempengaruhi siswa lain untuk ikut malas belajar. Oleh karena itu, penting bagi siswa untuk memilih teman-teman yang memiliki sikap positif terhadap belajar dan dapat saling mendukung dalam mencapai tujuan akademis.
Secara keseluruhan, pertemanan memiliki pengaruh yang besar dalam proses belajar. Dengan dukungan dan motivasi dari teman-teman, siswa dapat mencapai hasil belajar yang lebih baik dan lebih menikmati proses belajar itu sendiri. Oleh karena itu, penting bagi siswa untuk membangun pertemanan yang sehat dan positif demi keberhasilan akademis mereka.
State Islamic University of Sultan Syarif Kasim Riau. BAB II LANDASAN TEORI. 2024.
https://repository.uin-suska.ac.id/20061/7/7.%20BAB%20II.pdf. Diakses: 26 Juli 2024. 14:00 WIB.
Baihaqi, Tosik. Pentingnya Pengaruh Teman Sebaya dalam Proses Pembelajaran. 2023.
https://www.kompasiana.com/tosikbaihaqi2680/65280adb7bda02540f7c17f2/pentingnya-pengaruh-teman-sebaya-dalam-proses-pembelajaran#:~:text=Kesimpulan%2C%20teman%20sebaya%20memainkan%20peran,keterampilan%20sosial%2C%20dan%20dukungan%20emosional. Diakses: 26 Juli 2024. 14:37 WIB.
Fakultas Psikologi, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Pengaruh Teman Sebaya
Terhadap Diri Remaja. 2024. https://psikologi.uin-malang.ac.id/2024/05/05/pengaruh-teman-sebaya-terhadap-diri-remaja/. Diakses: 26 Juli 2024. 15.00 WIB.
Dwi, Anugrah. Pendekatan Pembelajaran Kolaboratif: Meningkatkan Keterlibatan dan
Pemahaman Siswa. 2023. https://fkip.umsu.ac.id/pendekatan-pembelajaran-kolaboratif-meningkatkan-keterlibatan-dan-pemahaman-siswa/. Diakses: 26 Juli 2024. 15.25 WIB.
Prestasi Kami. Cara Menciptakan Lingkungan Pertemanan yang Positif di Sekolah. 2023.
https://www.prestasikita.com/2023/08/25/cara-menciptakan-lingkungan-pertemanan-yang-positif-di-sekolah/. Diakses: 26 Juli 2024. 15:47 WIB.